Solusi Cepat Atasi Macet Tugu Jam Sintang, Kapolres Usulkan Pelebaran Jalan ke Bupati

Andre as
30 Jan 2026 05:31
News 0 12
2 menit membaca

GerbangKalbar. Com– Polres Sintang menggelar Forum Komunikasi Lalu Lintas sebagai upaya bersama dalam menekan angka kecelakaan serta mencari solusi atas berbagai permasalahan transportasi di wilayah Kabupaten Sintang yang dinilai cukup kompleks pada Rabu, 28 Januari 2026.

Dalam forum tersebut, terungkap bahwa Sintang termasuk daerah dengan angka kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi. Karakteristik wilayah yang luas dengan kondisi jalan sempit dan rusak, ditambah padatnya aktivitas pengguna jalan, menjadi faktor utama pemicu kecelakaan di Bumi Senentang.

Kapolres Sintang menegaskan bahwa sinergi lintas sektoral sangat diperlukan untuk menemukan langkah konkret demi menciptakan sistem lalu lintas yang lebih aman dan tertata. Salah satu titik krusial yang menjadi sorotan utama adalah kepadatan kendaraan yang kerap terjadi di kawasan Tugu Jam Sintang.

Terobosan Jangka Pendek untuk Tugu Jam

Menyikapi kemacetan di Tugu Jam, Kapolres Sintang menyampaikan ide solusi jangka pendek langsung kepada Bupati Sintang. Ia menilai, penanganan kemacetan di lokasi ikonik tersebut tidak harus selalu menunggu anggaran besar dari pemerintah pusat yang memakan waktu lama.

“Kalau menunggu anggaran besar dari pusat, realisasinya bisa lama. Solusi murah dan cepat yang bisa dilakukan adalah meratakan taman di sekeliling Tugu Jam, termasuk parit dan trotoar, sehingga jalan bisa dilebarkan. Nantinya bisa diberi marka khusus jalur motor agar arus lalu lintas lebih tertib,” jelas Kapolres Sintang.

Selain pelebaran jalan, Kapolres juga berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sintang dalam pembangunan pos lalu lintas di kawasan tersebut. Kehadiran personel secara permanen di pos Tugu Jam diharapkan mampu mengurai penumpukan kendaraan secara efektif, terutama pada jam-jam sibuk.

Modernisasi Lalu Lintas dan Rencana Tilang Elektronik

Selain perbaikan infrastruktur fisik, forum ini juga membahas perbaikan rambu-rambu, marka jalan, serta pemasangan CCTV di sejumlah titik rawan. Penggunaan teknologi pemantauan real-time ini dianggap penting untuk mempermudah pengawasan arus kendaraan.

Lebih jauh, Kapolres Sintang bercita-cita membawa sistem lalu lintas di Sintang ke arah yang lebih modern, termasuk penerapan tilang elektronik (ETLE). Jika infrastruktur pendukung sudah siap, Sintang diharapkan mampu menyusul Kota Pontianak dalam penerapan sistem tilang berbasis teknologi tersebut di Kalimantan Barat.

“Jika infrastruktur dan sistem pendukung sudah siap, bukan tidak mungkin Sintang bisa menyusul Kota Pontianak yang saat ini menjadi satu-satunya kota yang sudah menerapkan sistem tilang elektronik di Kalimantan Barat,” pungkasnya.

Melalui langkah strategis ini, diharapkan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran berlalu lintas di Kabupaten Sintang dapat segera terwujud demi keselamatan seluruh masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x